Senin, 05 Februari 2018

Bahayanya Parkir Mobil Di Tempat Terbuka Terkena Sinar Matahari Langsung



Akhir-akhir kondisi di kota Indonesia, terutama kota-kota besar sangat terik. Bahkan suhu udara bisa mencari 30 derajat lebih.  Suhu tinggi, udara panas, dan paparan sinar matahari yang menyengat ternyata juga dapat memberikan efek buruk pada mobil apabila sering diparkir di lapangan terbuka dan dalam waktu berjam-jam. Apa saja efek buruk yang ditimbulkan bila Anda sering memakirkan mobil dibawah terik matahari? Simak ulasannya dibawah ini

1. Eksterior

Tentunya yang paling berpengaruh adalah bagian ekterior dimana warna cat mobil akan lebih pudar dan kusam  apabila sering terjemur matahari dalam waktu lama.  Suhu yang tinggi juga berpotensi memanggang cat dan karet-karet. Maka dari itu lebih baik memarkirnya di basement atau bisa menggunakan kanopi agar kondisi cat terlindungi dari matahari.

2. Bilah Wiper Akan Rusak

Dampak lainnya adalah bagian karet di wiper juga dapat mengeras dan rusak serta bisa menyebabkan baret pada kaca ketika dipakai lantaran karet wiper yang tidak elastis lagi.  Pertama, sebelum meninggalkan mobil, selalu biasakan untuk menegakkan batang wiper agar tidak bersentuhan langsung dengan kaca. Ini berguna untuk menghindari karet wiper mengeras atau menjadi tidak rata, karena menempel dengan kaca yang panas.

3. Interior
Untuk interior, suhu di dalam kabin bisa menjadi sangat tinggi hingga 70 derajat Celsius. Selain tidak nyaman, suhu tinggi dapat berpengaruh pada cat dasbor mobil. Untuk mengatasi masalah ini Anda bisa lapisi kaca mobil dengan kaca film yang mampu mengurangi efek sinar ultraviolet ke kabin. Pilih kaca film yang memang sudah terkenal kualitasnya.

4. AC Cepat Rusak
Umumnya pengendara akan menyalakan AC dengan suhu tinggi agar suhu mobil cepat turun. Hal ini malah memboroskan bahan bakar serta membuat kinerja AC tidak akan optimal.  Langkah yang seharusnya Anda bisa lakukan yakni sebelum menyalakan AC sebaiknya buka jendela saja lebih dahulu agar uap panas keluar sehingga kondisi mobil lebih dingin. Setelah itu barulah nyalakan AC.

Selasa, 23 Januari 2018

Tips Tenang Dan Tidak Panik Apabila Mobil Mogok Di Jalan Tol


Ketika mobil mogok di jalan tol, tentunya akan jadi sesuatu hal yang repot kan?  Selain sulit menemukan bengkel, tentunya apabila mobil ditinggalkan pun, akan sulit menemukan kendaraan umum yang mau berhenti di jalan tol. 
Kebanyakan pengendara, ketika mobilnya mengalami mogok di jalan tol malah panik dan bingung mencari solusinya. Padahal, dengan rasa panik itu justru akan menyulitkan kamu untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Saat mobil mogok di jalan tol yang diperlukan adalah ketenangan. Ada beberapa langkah sebaiknya dilakukan saat mobil mogok di jalan tol. 

Nyalakan lampu hazard
Tambahkan lampu kecil juga jika kejadiannya pada malam hari. Tujuannya adalah agar lebih terlihat oleh pengendara lain, sehingga mobil yang melintas dapat mengetahui bahwa ada mobil yang sedang dalam kondisi darurat dan berhenti di pinggir jalan.
Lampu hazard juga dapat terlihat dari kejauhan sehingga mobil yang melintas lebih berhati-hati dan memposisikan mobil lebih ke kanan.

Pasang segitiga pengaman
Untuk memberitahukan ke pengendara lain bahwa kendaraan kamu sedang ada masalah. Pasanglah segitiga pengaman lebih dari 10 meter di belakang mobil dan lebih keluar 30-50 centimeter jika ditarik garis lurus dari body terluar mobil sisi kanan, searah dengan perlintasan mobil lain.
Apabila di jalan tol sedang macet atau padat merayap, jarak segitiga pengaman bisa dikurangi menjadi kurang lebih 5 meter.

Segera keluar dari mobil
Tujuannya adalah untuk menghindari cidera jika terjadi apabila mobil ditabrak dari belakang oleh pengendara lain yang masih memanfaatkan bahu jalan untuk jalur laju mobilnya.
Usahakan tidak ada satu orangpun yang berada di dalam mobil mengingat risikonya yang cukup parah jika terjadi ditabrak dari belakang.

Hubungi pengelola jalan tol
Misalnya jika berada di jalan tol Jasa Marga, Kamu dapat menghubungi hotline 14080 untuk meminta bantuan menderek mobil kamu hingga ke pintu keluar tol yang terdekat.
Apabila berada di tol selain Jasa Marga nantinya akan di informasikan nomer telpon dereknya. Setelah keluar dari tol, kamu dapat menghubungi bengkel langganan atau ke bengkel resmi terdekat.

So, musibah memang tidak bisa ditolak tapi bisa dicegah kok. Misalnya dengan cara rutin merawat mobil kamu supaya tidak terjadi mogok mendadak, apalagi mogok di jalan tol.

Kerikil Pada Celah Ban, Bagaikan Bom Waktu Yang Siap Meledak



JIP.CO.ID – Teknologi terkini pada ban, salah satunya adalah dapat melepas batu yang masik ke dalam celah ban.
Jadi kalau ada kerikil kecil yang masuk ke celah ban dan terjepit di sana, benda tersebut bisa terpental sendiri saat ban berjalan.
“Kalau ada stone trap, kita punya teknologi stone ejector, batu bisa terpental keluar saat roda berjalan,” kata Fachrul Rozi, Customer Engineering Support PT Michelin Indonesia.
Tapi itu berlaku buat batu yang punya shape atau bentuk berbeda dengan celah ban.
“Jadi kalau ada batu masuk di ban, ini kan bentuk shape-nya tidak kotak, tapi U-shape gini kan,” tutur Rozi (15/1/2018).
 “Kemudian kalau batu yang masuk bentuknya sama kayak ini, shape-nya sama, dia bisa bertahan lama,” jelasnya.
Apalagi kalau kita sudah melihat batu tersebut selama berhari-hari, hal tersebut bisa jadi ancaman seperti bom waktu.
“Dia akan terus drilling, dan pasti ada efeknya ke ban,” ungkap Rozi.
Kalau sudah drilling, batu bisa melewati karet terus sampai ke kawat.
Lantas air bisa masuk dan merusak konstruksi ban, hal inilah yang bikin ban pecah.
Jadi sebaiknya kalau ada batu yang masuk sebaiknya dikeluarkan Sob.
“Terutama untuk angkutan bermuatan, kalau mobil penumpang jarang,” tutup Rozi.

Senin, 22 Januari 2018

Terasa kantuk saat Mengemudi!!! Ini Cara Mengatasinya



Jika anda sering mengemudi terutama untuk jarak jauh, tentu sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana mengatasi rasa kantuk saat mengemudi. Berikut beberapa tips yang mungkin bermanfaat:
  • Minum minuman yang mengandung kafein seperti kopi atau softdrink merupakan cara yang cukup efektif untuk mengalahkan kantuk. Kafein dapat meningkatkan efek tertentu di susunan saraf pusat yang mengakibatkan hilangnya rasa kantuk. Namun patut diperhatikan bahwa kadar sensitifitas seseorang terhadap kafein tentu berbeda-beda. Selain itu kadar kafein yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan pengaruh negatif terhadap jantung.
  • Jika anda tidak sendirian, ajaklah teman seperjalanan anda untuk mengobrol dengan anda. Atau putar musik dan ikuti irama musik tersebut. Patut diperhatikan bahwa pemutaran film sangat dilarang untuk ditonton oleh pengemudi.
  • Pada umumnya berkendaraan di saat hari masih terang yaitu setelah matahari terbit sampai dengan matahari terbenam, biasanya lebih mengurangi rasa kantuk dibanding berkendara pada saat malam hari. Selain itu, konsentrasi anda juga pada umunya lebih baik di saat siang hari saat anda mulai beraktifitas.
  • Berhentilah di tempat peristirahatan dan beristirahatlah sejenak. Sangat dianjurkan untuk melakukan hal ini setiap 2-3 jam setelah mengemudi. Bilaslah muka dengan air dingin, lakukan senam kecil untuk melepaskan lelah.
Semoga artikel ini dapat bermanfaat, ingatlah pepatah lama: Lebih baik lambat asal selamat!

Perhatikan Kotoran Menempel Di Eksterior Mobil Anda



Memiliki mobil pribadi merupakan salah satu impian dari sebagian besar kita. Bagi anda yang beruntung dapat mewujudkan impian tersebut, janganlah lupa untuk memperhatikan hal-hal yang dapat mempengaruhi keindahan eksterior mobil anda.
  1. Musuh utama eksterior mobil adalah debu dan kotoran yang menempel saat mobil dipakai. Walaupun kedua hal ini tidak dapat dihindari, namun anda dapat meminimalisasi efek negatif dari keduanya dengan berhati-hati saat menghilangkan debu/kotoran. Ingat bahwa keduanya merupakan partikel kasar yang sangat mudah dapat memberikan goresan di bodi atau kaca mobil.
  2. Serangga dan kotoran hewan (burung) juga dapat merusak cat mobil anda, terutama untuk mobil yang selalu diparkir di luar garasi. Serangga mati yang menempel dan bekas kotoran hewan (burung) mengandung asam sehingga berpotensi untuk meniggalkan bekas di bodi mobil anda. Untuk mencegahnya, segera bersihkan kotoran yang menempel dengan menggunakan lap sintesis secara perlahan. Jika sudah terlanjur kering, siramlah dengan air hangat untuk lebih memudahkan. Untuk kotoran yang menempel di kaca, gunakan pembersih kaca dan sabun cair. Jangan lupa untuk terus mengecek air semprot wiper mobil anda karena sangat membantu untuk membersihkan kotoran di kaca saat mobil dipakai.
  3. Bahan bakar yang tumpah atau kelebihan saat mengisi bahan bakar. Bahan bakar yang menempel di bodi mobil dapat langsung mempengaruhi cat mobil. Untuk itu disarankan untuk tidak mengisi bahan bakar sampai terlalu berlebihan.
  4. Lap mobil yang kotor. Alih-alih ingin membersihkan bodi mobil, menggunakan lap kotor malahan dapat memperburuk kondisi bodi mobil anda. Untuk mencegahnya, selalu gunakan lap yang bersih dan sudah dibilas beberapa kali sebelumnya. Pastikan bahwa kotoran seperti debu sudah tidak menempel di lap yang akan anda gunakan.
Demikian beberapa hal yang dapat mempengaruhi keindahan eksterior kendaraan anda. Memiliki mobil pribadi tentunya juga membutuhkan komitmen extra untuk membersihkan eksterior mobil sehingga penampilan mobil anda lebih prima dan mempesona. Hal ini juga tentunya dapat sangat mempengaruhi nilai jual mobil anda di kemudian hari.